Detail Post

Acacia aulalocarpa

24 September 2020 / Admin / / 7 Kali Dilihat / 0 Komentar

Acacia aulalocarpa merupakan sejenis pohon dari genus Acacia yang hanya dapat ditemukan secara terbatas (endemik) Australia. Di habitat aslinya di Australia, jenis tanaman ini dapat ditemukan tersebar secara alami mulai dari Pegunungan Pemisah Besar mulai dari sebelah utara Queensland hingga ke utara New South Wales. Meski lokasi sebarannya cukup luas, namun populasinya tidak banyak karena jenis ini cenderung suka tumbuh pada tepi-tepi curah (sungai musiman). Di Daerah Istimewa Yogyakarta Acacia aulalocarpa dapat ditemukan di hutan Wanagama di Kabupaten Gunungkidul, sebagai tanaman koleksi. Klasifikasi Ilmiah: Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Sub Divisi : Angiospermae Kelas : Magnoliopsida Ordo : Fabales Famili : Fabaceae Sub Famili : Mimosoideae Genus : Acacia Spesies : Acacia aulalocarpa Benth. Status Konservasi: Acacia aulalocarpa berstatus Near Threatened/NT atau hampir terancam (IUCN Redlist) Ciri-Ciri Morfologi: Acacia aulalocarpa berhabitus semak dengan tinggi 0,5-2 m atau pohon kecil dengan tinggi 2-8 m, meskipun kadang-kadang dapat mencapai tinggi hingga 15 m. Batang silindris, monopodial, tetapi kadang-kadang juga memiliki banyak cabang dekat pangkal pohonnya dengan tajuk yang menyebar. Kulit batang relatif tebal, tekstur kulit relatif halus, tapi kadang-kadang juga pecah-pecah dan beralur dalam pada bagian dekat pangkal pada pohon yang lebih tinggi. Warna kulit abu-abu kehitaman Daun filodial (tangkai daun yang memipih), relatif tebal, lebih tebal dibanding daun Acaccia mangium, waktu muda berwarna hijau muda, tua berwarna hijau. Panjang daun 9 cm-12 cm, lebar daun 7 cm-8 cm. satu sisi daun melengkung, sisi yang lain relatif lurus.



Post Terkait


Tinggalkan Komentar