Detail Post

Lebah Madu

17 April 2017 / Admin / , , / 16015 Kali Dilihat / 0 Komentar

Lebah Madu (Apis cerana)

 

Fauna identitas Kabupaten Gunungkidul adalah Lebah Madu (Apis cerana (Fabricius, 1793)) yang ditetapkan berdasarkan Perda Kabupaten Gunungkidul Nomor 3 tahun 1999.

Klasifikasi

Kedudukan Lebah Madu dalam tingkat takson adalah sebagai berikut:

Kingdom      : Animalia

Filum             : Arthopoda

Kelas             : Insecta

Ordo             : Hymenoptera

Famili           : Apidae

Genus           : Apis

Spesies        : Apis cerana (Fabricius, 1793)

Deskripsi

Lebah Madu dengan ciri-ciri: rambut-rambut yang melindungi mata majemuk panjang dan berdiri, hal tersebut berfungsi untuk membantu mengambil polen; scutellum (bagian belakang dari dada/thorak serangga) sangat cembung; danada lobus juga pada sayap belakang. Individu dewasa berwarna hitam dengan empat buah garis-garis kuning di bagian perutnya. Terdapat perbedaan antara Ratu Lebah, Lebah Pekerja dan Lebah Jantan. Ratu Lebah memiliki tubuh yang lebih besar daripada Lebah Pekerja, karena organ reproduksinya besar; Lebah Pekerja memiliki organ tambahan berupa “pemencet polen” pada kaki belakangnya guna mengangkut polen, dan organ “penyengat” untuk menaruh telur; Lebah Jantan memiliki mata yang besar, tidak ada organ penyengat dan bentuk perut lebih tumpul.

Persebaran

Lebah Madu jenis ini dijumpai di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, yaitu di Korea, Jepang, Tiongkok, Pakistan, India, Nepal, Bangladesh, Malaysia, Indonesia dan Papua Nugini.  Di DIY tersebar merata di seluruh wilayah.

Status Perlindungan

Lebah madu belum termasuk dalam daftar spesies yang dilindungi menurut PP No. 7 tahun 1999, dan belum termasuk dalam daftar IUCN Red List.

Manfaat dan Nilai-nilai Penting

Lebah madu ini sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagi penghasil madu, pollen wax, larva dan pupanya dapat dikonsumsi selain itu lebah madu juga membantu penyerbukan berbagai jenis tumbuhan. Saat ini budidaya lebah madu sudah lebih maju dan diternakkan di berbagai DIY utamanya di Kabupaten Gunungkidul.

 

Sumber: Profil Kehati DIY Tahun 2016



Post Terkait


Tinggalkan Komentar