Detail Post

Pohon Sempu

15 Januari 2021 / Admin / , , / 19 Kali Dilihat / 0 Komentar

Tanaman Sempu mempunyai beberapa nama lokal antara lain: sempur, simpur, sempu (Indonesia). Di negara lain dikenal dengan nama: simpor (Brunei, Pontianak, Sabah); zinbyum, maimasan (Burma); san, masan (Thailand); san (Kamboja); katmon (Filipina). Klasifikasi taksonomi Secara taksonomi mempunyai susunan sebagai berikut: Kingdom : Plantae Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Famili : Dillenaceae Genus : Dillenia Species : Dillenia indica Ciri-Ciri Morfologi Sempu merupakan tanaman berhabitus pohon dengan penampilan sistem percabangan dan tajuk mirip pohon jati. Tinggi pohon dapat mencapai 40-50m. Diameter dapat mencapai ukuran 125-200 cm. Sering dengan banir sempit. Kulit batang halus, sedikit retak-retak, mengelupas dalam kepingan atau seperti kertas mirip dengan kulit batang pohon jati. Warna batang cokelat kemerahan atau kadang-kadang cokelat keabuan. Kulit bagian dalam tebal, mendesis bila dipotong dan mengeluarkan getah seperti air, merah agak jambon atau kecokelatan. Daun bertipe daun tunggal, duduk dalam spiral di ranting. Bentuk daun lonjong berukuran besar sebesar daun jati. Jika dilihat sekilas daun terlihat seperti daun pisang. Tulang daun menyirip, menonjol. Warna daun hijau mengkilat dengan permukaan yang halus. Tangkai daun bersayap. Bunga dalam malai tumbuh di batang dan cabang. Warna bunga putih berukuran besar dan mencolok. Berbilangan (4-)5(-6); kelopak saling terpisah, berdaging, menetap hingga menjadi buah. Mahkota terpisah namun adakalanya gugur dalam keseluruhan, putih atau kuning, kadang-kadang tak ada; benang sari banyak. Buah berbentuk bulat kecil berukuran diameter kurang lebih 1 cm. Terdiri atas banyak bumbung. Terlindung oleh daun-daun kelopak yang membesar (pseudocarp). Tetap menutup atau membuka dalam bentuk bintang. Dalam setiap buah terdapat 6-7 biji berukuran kecil, berbentuk bulat, berwarna hitam. Persebaran Alami Pohon sempu toleran terhadap berbagai tipe curah hujan, mulai dari iklim yang kering sampai basah. Pohon sempu juga toleran terhadap jenis dan kondisi tanah. Persebaran sempu luas, mulai dari Madagaskar dan Kepulauan Seychelles di barat, ke utara hingga Himalaya dan Tiongkok selatan, melintasi Asia Tenggara dan Australasia, hingga ke Fiji di timur. Di Indonesia sempu dapat dijumpai di berbagai wilayah, salah satunya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Namun, pohon sempu di DIY tanaman sempu sudah mulai langka, sehingga sulit ditemukan. Salah satu wilayah yang masih ditemukan pohon sempu adalah di Desa Ngawen Gunungkidul dan Dusun Tambalan, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul. Potensi Pemanfaatan Kayu sempu cocok digunakan untuk konstruksi, tiang-tiang, pintu-jendela, kusen, panil-panil dekoratif, lantai, furnitur, rangka dan lantai perahu serta venir kayu lapis. Meskipun keawetan kayu ini tergolong rendah hingga sedang, kayu sempu mudah diawetkan dengan kreosot atau bahan pengawet lain. Kayu sempu juga baik untuk dijadikan arang. Dalam dunia perdagangan kayu, kayu sempu dikenal dengan nama simpoh, sedangkan menurut daftar kayu komersial di Indonesia tercatat dengan nama simpur. Kayu simpoh tergolong kayu menengah hingga berat, dengan kerapatan kayu (pada kadar air 15%) antara 560 – 930 kg/m3, serat kayu halus dengan kayu teras berwarna coklat. Manfaat lainya adalah: bagian kulit menghasilkan bahan pewarna alami warna merah dan bahan obat untuk sariawan dan peradangan pada gusi. Buah dapat dimakan, baik dalam keadaan segar ataupun setelah diproses, dijadikan asinan atau dimasukkan dalam masakan. Buah jenis sempu juga dipakai untuk keramas, untuk membasmi kutu kepala, atau untuk mencuci pakaian. Admin



Post Terkait

Pohon Winong

Pohon Winong...

Mungkin kita pernah mendengar kata winong sebagai nama tempat....

20 Oktober 2020 / 0


Tinggalkan Komentar